Terungkap! Ini Kelompok Mata-mata yang Selamatkan Wanita dari Penyekapan ISIS

Posted on


Organisasi swasta Yazda melaporkan bahwa sebuah kelompok mata-mata melakukan penyelamatan terhadap lebih dari 3.000 wanita asal Yazidi, Kurdi. Para wanita tersebut awalnya ditahan dan disiksa oleh pasukan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Pasalnya, para wanita Yazidi itu disekap dan disiksa oleh pasukan ISIS. Bukan hanya itu, dikutip dari Independent.co.uk, para wanita itu juga dipaksa untuk melayani nafsu pasukan ISIS.

Kelompok mata-mata ini diketahui merupakan kumpulan masyarakat Kurdi dan Kristen yang bekerja sama. Mereka telah melakukan tindak penyelamatan dalam beberapa bulan terakhir. Penyelamatan ini dilakukan di beberapa lokasi teritori ISIS.

Ada saudara dan kenalan mereka yang juga ditangkap.

Direktur Yazda, Ahmed Burjus menyebut kalau kelompok ini terbentuk dari lima suku berbeda. Mereka pun ternyata memiliki saudara dan kenalan yang menjadi korban penangkapan oleh ISIS. Maka dari itu, gerakan tersebut pun dibuat sebagai bentuk penyelematan atas saudara dan rekan.

BACA JUGA  Kunjungan Djarot ke Lokasi Kebakaran Pasar Senen Dianggap Berbau Kampanye

Cara kerja mereka berupa kelompok kecil yang akan memasuki kawasan ISIS untuk menyelamatkan para gadis. Misalnya, ada keluarga yang kehilangan rekan atau saudara wanita, maka pencarian akan dilakukan di seluruh wilayah ISIS. Kemudian, jika ditemukan target utama, maka kelompok kecil yang berada di kawasan tersebut akan melakukan penyelamatan.

Baca Juga: Inilah Potret Para Pejuang Wanita yang Ditakuti ISIS Lebih dari Tentara Militer Manapun

Misi penyelamatan ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan rahasia. Mereka menjadi mata-mata dalam kelompok ISIS. Tidak heran, misi ini sangatlah berbahaya dan mengancam nyawa anggotanya. Namun, Sejauh ini belum ada korban dari pihak penyelamat.

BACA JUGA  Peneliti: Tinggal di Dekat Jalan Raya Meningkatkan Risiko Penyakit Dementia

Belajar Forex