Cerita Ni Luh Djelantik yang Karya Sepatunya Pernah Dipakai Paris Hilton

Posted on

Wanita yang pernah bekerjasama dengan merek Nicollas Vinetti hingga Zimmerman tersebut juga punya perjalanan karier nan menarik. Sebelum menjadi pembuat sepatu di Bali, Ni Luh sempat datang ke Jakarta untuk kuliah dan bekerja. Ibu satu anak itu pun mengawali karier sebagai resepsionis sekaligus operator dan Office Girl. Karena kerja kerasnya, tujuh tahun kemudian Ni Luh bisa menjabat sebagai Marketing Director sebuah perusahaan.

Bisnis sepatu yang dijalankannya pun bukan tanpa hambatan. Pada tahun 2005, Ni Luh adalah pendatang baru yang cukup dikenal dan sudah mengekspor ke banyak negara. Ia bahkan mendapat tawaran dari distributor Prancis dan Itali untuk menjadi partner mereka. Sayangnya, penawaran itu memaksa Ni Luh memindahkan produksi ke China. Tidak mau berpisah dengan para karyawannya, ia pun menolak. Akhirnya distributor itu mendirikan merek sendiri bernama Nilou yang hanya bertahan satu musim.

Setelah itu, Ni Luh mulai bekerjasama dengan merek-merek, seperti Zimmerman, Charlie Joe, Tristan Blair, dan lainnya. Meski harus menempelkan brand dan negara lain di sepatu produksinya, ia pun rela asal tetap bersama anak-anak buahnya. Di tahun 2008, Ni Luh akhirnya membuat brand baru bertajuk Ni Luh Djelantik yang kemudian langsung dipatenkan.

Belajar Forex