Astaga, Ternyata Penyebab Tingginya Tingkat Kemiskinan di Indonesia adalah Karena Kredit Motor!

Posted on

Mayoritas masyarakat menengah ke bawah memiliki keterbatasan pengetahuan finansial, seringkali menjadi sasaran empuk para sales sepeda motor, jadinya mereka kerap kali terjebak oleh marketing yang selalu mengiming-imingi DP rendah, padahal skema semacam ini justru membuat masyarakat terperangkap hutang dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Kita asumsikan, DP sebesar Rp. 500 ribu, dalam kurun waktu 3 – 4 tahun mereka harus melunasi sepeda motor Rp. 5 – 6 juta lebih mahal daripada beli secara tunai. Harga yang sangat tidak ekonomis dengan jumlah bunga yang mencapai 25 persen.

So, jangan heran kalau kalian sering menemui keluarga menengah ke bawah yang memiliki lebih dari dua kendaraan bermotor yang semuanya didapat dengan cara kredit.

BACA JUGA  7 Kesalahan Mahasiswa yang Bikin Mereka Gagal Meraih Beasiswa

2. Selain minimnya pengetahuan soal finansial juga karena gengsi…

Persoalan kekayaan dan kesejahteraan seseorang ternyata bukan semata-mata soal perhitungan cashflow (untung rugi) tapi lebih ke arah pengendalian ego setiap individu.

BACA JUGA  Bisakah Kamu Menebak Ibu Negara Indonesia dari Tahun ke Tahun?

Belajar Forex